Powered By Blogger

Jumat, 12 Maret 2010

konfigurasi setting lynksis WRT54G

KONFIGURASI SETTING LYNKSYS WRT54G



Linksys http://www.linksys.com adalah salah satu pembuat WiFi ter-favorit di dunia. Dalam contoh ini digunakan WRT54G Wireless-G Broadband Router. Perlu di catat bahwa AP Linksys ini adalah sebuah router.

Sebagai sebuah router mempunyai banyak fasilitas seperti kemampuan routing, firewall, DCHP. Pada dasarnya kita dapat menggantikan sebagian besar fungsi gateway Linux dengan sebuah Linksys.

Linksys WRT54G dapat dikonfigurasi melalui interface Web dengan alamat default 192.168.1.1 (jika tidak di ubah).

Halaman pertama adalah setup page. Melalui setup page ini kita dapat mengkonfigurasi time zone, konfigurasi Internet connection, konfigurasi LAN, dan konfigurasi wireless.

Ada beberapa tipe sambungan yang mungkin pada konfigurasi Internet Connection, seperti, menggunakan IP statik atau IP automatic / IP dynamic melalui DHCP server di ISP. Tampak pada gambar digunakan IP statik pada sambungan Internet.

Konfigurasi LAN cukup sederhana, yang perlu kita lakukan adalah menset IP address dan subnetmasknya saja.

Konfigurasi wireless tidak berbeda jauh dengan konfigurasi Access Point biasa. Kita perlu menset channel dan ESSID dari peralatan. Untuk mengamankan Access Point, kita dapat mendisable ESSID broadcast sehingga hanya mereka yang tahu tentang Access Point kita yang dapat mengakses-nya. Wired Equivalent Privacy (WEP) dapat di aktifkan pada titik ini.

Halaman selanjutnya adalah security page, kita dapat mengkonfigurasi beberapa parameter berkaitan dengan keamanan, seperti, administrator password, tipe dari Virtual Private Network (VPN) traffic yang di ijinkan, konfigurasi dari De-Militarized Zone (DMZ) juga firewall sekala kecil.

System page adalah halaman selanjutnya dari Interface Web Linksys WRT54G. Kita dapat meninggalkan proses konfigurasi system ini. Kita perlu menggunakan fasilitas ini kita kita ingin mengupgrade firmware, mengubah Maximum Transmission Unit (MTU) dari Interface, dan mengaktifkan / me-non-aktifkan agar paket multicast dapat lewat.



Halaman selanjutnya adalah DHCP Server page. Pada Linksys WRT54G Access Point telah tersedia DHCP server. Jika kita ingin mengaktifkan DHCP server, kita perlu memberikan range dari IP address yang dialokasikan untuk workstation yang tersambung, dan DNS server bagi workstation di jaringan.



Kita dapat melihat semua status dari konfigurasi yang ada pada Status Page.



Pada halaman Advances Wireless configuration Page, kita dapat mengkonfigurasi parameter wireless yang lebih advance, seperti, RTS Threshold dan Fragmentation Threshold untuk beroperasi pada jaringan yang congested, interval beacon untuk broadcasting ESSID dari Access Point, kecepatan data pada Wireless LAN.


Dalam bagian Advance Setting page, kita dapat mengaktifkan tabel MAC Filtering. MAC Filtering dapat digunakan untuk membatasi akses agar hanya workstation / node yang kita ketahui MAC address-nya saja yang dapat mengakses Access Point.




Tabel MAC relative sederhana, dan dapat di isi dengan memasukan MAC address client yang di ijinkan untuk mengakses.



Manual Setting / Konfigurasi AP LinkSys WRT54GL


LinkSys WRT54GL Broadband Router merupakan perangkat wireless yang bisa digunakan sebagai Acces Point dan Router…

Adapun langkah-langkah konfigurasi yang biasa/umum dilakukan oleh praktisi networking adalah sebagai berikut:

  • langkah pertama

kita reset dulu itu akses poin dengan memencet tombol reset di bagian belakang akses poin selama 10 detik pake paper clip, biar kita yakin settingannya kembali ke default.

  • Langkah kedua

Selanjutnya setting IP laptop/PC anda dengan IP Default bawaan si LinkSys. untuk IP Default Linksys WRT54GL yaitu 192.168.1.245 atau kalau ga bisa 192.168.1.1 ( soalnya ada 2 versi IP). Kalau sudah sambungkan kabel UTP dari Laptop/PC ini ke akses poin secara langsung.

  • Langkah ketiga

Kemudian kita browsing pakai Firefox,IE atau yang lainnya..
Trus Ping ke alamat IP defaulnya ex : 192.168.1.1 atau 192.168.1.245

  • Langkah keempat

maka akan muncul login : kemudian isikan seperti di bawah ini
username : (dikosongkan)
password : admin
Klik OK dan anda akan menemukan halaman setting berbasis web dari akses poin sub menu Linksys..

  • Langkah kelima

Lakukan perubahan sesuai dengan setting konfigurasi pada jaringan anda, dan jangan lupa untuk mengklik pada tombol Save Settings, untuk menyimpan perubahan tersebut.

Untuk memberikan proteksi keamanan pada jaringan wireless anda, anda dapat mengaktifkan option Wireless Security dengan mengklik pada option Enabled, kemudian klik tombol Edit Security Settings untuk membuka dialog pengaturan jenis akses keamanan.

Pada layar tersebut, pilihlah jenis akses keamanan pada option Security Mode, anda dapat memilih WEP, RADIUS, WPA-Pre Shared, WPA. Jika anda memilih option WEP maka pada option WEP Encryption pilihlah 128 bits 26 hex digits untuk membuat kombinasi enkripsi sebanyak 26 digit. Pada bagian Passphrase, anda dapat memasukkan sembarang kata, kalimat yang anda inginkan kemudian dengan mengklik pada tombol Generate, maka kombinasi enkripsi akan dibuat berdasarkan Passphrase yang telah anda isikan sebelumnya. Ataupun anda bisa juga mengosongkan Passphrase dan memasukkan 26 kombinasi angka dan huruf yang anda inginkan.

Selain itu, terdapat beberapa pengaturan yang dapat anda lakukan pada Wireless Access Point ini agar settingan sesuai dengan yang anda inginkan, antara lain:

  • Klik pada menu Setup -> Password untuk mengatur konfigurasi Password administrator.
  • Klik pada menu Setup -> AP untuk mengatur tipe mode koneksi.

    pada intinya bila kita akan men-setting semua Access Point hal yang terpenting adalah men-setting SSID, Cannel, Dan wireless mode, itu sudah bisa dibilang Sebuah Access Point (Hostpot).

    NB: Jika anda berencana menghubungkan akses poin ini di jaringan anda yang mempunyai segmen yang berbeda (misalnya selain 192.168.1.*) ubah IP statisnya ke segmen yang sesuai, atau bisa juga pilih DHCP kalau anda tidak ingin memberikan IP Statis. Cuman yang terakhir mungkin anda akan kesulitan untuk menemukan IP akses poin ini nantinya.
    Pada web based control panel dari akses poin ini anda bisa mengatur berbagai settingan yang disediakan oleh WAP54G, misalnya Mode, authentikasinya maupun mengganti password default.

  • baca selengkapnya.....

    Jumat, 05 Maret 2010

    MS-WINDOWS SERVER 2003

    CARA INSTALASI MS-WINDOWS SERVER 2003

    Instalasi Windows Server 2003 hampir mirip dengan instalasi Windows XP dan sama mudahnya. Hal-hal yang perlu Anda siapkan:
    1. CD/DVD instalasi Windows Server 2003 (Enterprise Edition)
    2. CD/DVD driver untuk motherboard, video card, sound card, ethernet card, dll.
    3. PC dengan RAM minimum 256 (disarankan 512MB atau lebih), hardisk 20GB (disarankan 40GB atau lebih), video card true-color dengan resolusi 1024×768.
    Baiklah mari kita mulai:
    Boot komputer dengan CD Windows Server 2003
    Atur konfigurasi BIOS agar melakukan boot ke CD/DVD ROM. Masukkan CD/DVD Windows Server 2003. Anda akan mendapatkan layar selamat datang di setup Windows Server 2003.




    Tekan tombol ‘ENTER’ di keyboard. Anda akan menuju ke layar EULA

    Tekan ‘F8′ di keyboard untuk persetujuan lisensi Windows Server 2003.

    Membuat Partisi

    Jika hardisk Anda masih kosong, anda harus membuat partisi untuk sistem Windows Server 2003. Tekan ‘C’ untuk membuat partisi dan masukkan ukuran partisi yang dibutuhkan, misal 10000MB (1GB).


    Jika sudah selesai, tekan ‘ENTER’.
    Format partisi tersebut dengan filesystem NTFS dengan metode quickformat.



    Tekan ‘ENTER’. Windows Server 2003 Setup memformat partisi hardisk Anda.


    Setelah format selesai, Windows Server 2003 Setup meng-copy file-file ke partisi Windows.



    Setelah selesai, Windows Server 2003 Setup akan me-restart komputer dan boot ulang


    Windows Server Setup GUI



    Tunggu beberapa saat sampai muncul Wizard berikut:



    Pilih ‘Customize’, dan lakukan setting seperti screen di bawah ini.



    Klik ‘OK’, kembali ke layar sebelumnya dan klik ‘Next’.



    Isi dengan Nama Anda dan Nama Perusahaan Anda. Kemudian klik ‘Next’.



    Isi dengan CD key Windows Server 2003 yang disertakan bersama CD Windows Server 2003. Klik ‘Next’



    Pilih Licensing Mode ‘Per Server’ dan isi dengan jumlah koneksi yang dibutuhkan. Klik ‘Next’.



    Isi ‘Computer Name’ dan password untuk Administrator. Klik ‘Next’.



    Pilih ‘Time Zone’ dengan (GMT +07:00 ) Bangkok, Hanoi, Jakarta. Klik ‘Next’. Setup akan melakukan instalasi Network.




    PIlih ‘Custom settings’ dan klik ‘Next’.




    Pilih komponen ‘Internet Protocol (TCP/IP)’ dan klik ‘Properties’.



    Isi ‘IP address’, ‘Subnet mask:’, ‘Default gateway:’ sesuai konfigurasi network Anda. Klik ‘OK’. Kemudian klik ‘Next’.



    Isi nama Workgroup yang diinginkan, misalnya : ‘VOUCHA’. dan klik ‘Next’.



    Setup mencopy file-file komponen ke partisi Windows. Setelah itu Setup akan melakukan restart dan boot ulang komputer Anda.



    Selamat, Anda berhasil melakukan instalasi Windows Server 2003!
    Technorati Tags: windows-server-2003

    Setup Windows Server 2003 - Bagian 2

    Pada Setup Windows Server 2003 - Bagian 1, kita telah melakukan instalasi Windows Server 2003 dengan konfigurasi standar. Beberapa konfigurasi lainnya masih harus dicustomize agar sesuai dengan kebutuhan sistem yang diharapkan.
    Pada bagian ke-2 ini, kita akan melakukan instalasi beberapa komponen tambahan yang diperlukan dan melakukan beberapa konfigurasi minimum untuk Windows Server 2003.
    Instalasi Windows Server 2003 Service Pack 2
    1. Masukkan CD Windows Server 2003 Service Pack 2
    2. Jika Autorun tidak aktif, jalankan melalui menu Start.
    Caranya:
    1. Klik ‘Start’->’Run
    2. Klik ‘Browse’. Pilih lokasi CD-ROM, dan pilih file ‘SRSP2.CMD’
    3. Setup akan mengekstrak file-file instalasi dan menampilkan kotak dialog seperti berikut.



    4. Klik ‘Next’ dan lanjutkan sampai selesai.
    5. Restart


    Instalasi Driver
    Anda harus melakukan instalasi driver-driver hardware di komputer dengan CD/DVD instalasi hardware bersangkutan. Jika driver untuk Windows Server 2003 tidak ditemukan, coba dengan driver untuk Windows XP atau download dari website vendor bersangkutan.
    Instalasi Internet Information Service (IIS)
    1. Jalankan ‘Add or Remove Programs’ dari Control Panel
    2. Klik button ‘Add/Remove Windows Components’
    3. Double click ‘Application Server’



    4. Double click ‘Internet Information Service (IIS)’




    5. Pilih ‘File Transfer Protocol (FTP) Service’


    6. Klik OK.

    Membuat Partisi
    Partisi untuk dokumen, database, dan file-file temporer sebaiknya dipisah. Untuk membuat partisi di Windows Server 2003, ikuti langkah berikut:
    1. Jalankan ‘Control Panel’->’Administrative Tools’->’Computer Management’
    2. Pilih ‘Disk Management’


    3. Klik ‘Disk 0′ pada daftar disk dan klik kanan.
    4. Pilih ‘New Partition’
    5. Pilih ‘Extended Partition’, isi ukuran partisi yang dibutuhkan dan klik ‘Next’
    6. Pilih filesystem ‘NTFS’.
    7. Ulangi langkah 1-6 untuk partisi yang lain.

    Membuat User Account
    Anda harus membuat user account khusus untuk pemakaian biasa dan jangan gunakan account Administrator. Gunakan account Administrator jika diperlukan, misalnya instalasi software atau hardware.
    1. Jalankan ‘Control Panel’->’Administrative Tools’->’Computer Management’
    2. Pilih ‘Local Users and Groups’



    3. Pilih ‘Users’
    4. Klik kanan di daftar user dan pilih ‘New User’
    5. Isi dengan nama user yang Anda inginkan.



    6. Klik ‘Create’
    Selamat, Windows Server 2003 telah siap digunakan sebagai Server. Untuk menggunakan Voucha II, Anda perlu melakukan instalasi Microsoft SQL Server 2000 dan Microsoft SQL Server 2000 - Service Pack 4.
    Technorati Tags: windows-server-2003

    baca selengkapnya.....

    Jam saya

    my calendar

    MusiC




    game online

    Template by - Abdul Munir - 2008 - layout4all